Kenapa Usaha Kopi Wajib Punya QRIS di 2026
Data Bank Indonesia per kuartal ketiga 2023 mencatat volume transaksi QRIS menembus 2,93 miliar kali dalam setahun, naik hampir 130% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Artinya, ini bukan tren yang sedang naik, ini sudah jadi kebiasaan. Pelanggan yang terbiasa bayar lewat GoPay, OVO, Dana, atau mobile banking tidak akan repot-repot cari ATM dulu hanya karena kedai kopi langganannya belum menyediakan opsi scan.
Dengan data dari Bank Indonesia tunjukan dapat meyakinkan kita untuk beralih dari pembayaran tunai menjadi digital. Terkadang kita bingung dalam memulai, maka kami akan tunjukan cara nya!
Satu kode, semua jalur masuk
Yang sering tidak dipahami pemilik usaha kecil adalah cara kerja sistem ini. QRIS bukan satu aplikasi, bukan milik satu platform. Kode QR tunggal itu bisa menerima pembayaran dari semua dompet digital, e-money seperti Flazz atau Brizzi, sampai transfer bank langsung via aplikasi. Merchant tidak perlu pasang kode berbeda untuk setiap layanan. Satu stiker, semua metode pembayaran masuk ke rekening yang sama.
Ini beda jauh dengan model lama yang mengharuskan kasir menyimpan nomor rekening BCA, BRI, Mandiri, plus QR GoPay dan OVO secara terpisah. Rawan salah catat, dan rekap di akhir hari jadi mimpi buruk tersendiri.
Dari sisi pelanggan, kenyamanan itu nyata. Riset Visa Consumer Payment Attitudes Study 2022 menunjukkan 78% konsumen Asia Tenggara lebih memilih gerai yang menyediakan metode pembayaran digital dibanding yang hanya menerima tunai. Di segmen kopi khususnya, yang pelanggannya rata-rata urban dan akrab dengan aplikasi finansial, angka itu bisa lebih tinggi.
Ada juga faktor kepercayaan yang sering diabaikan. Kedai yang punya sistem pembayaran rapi terlihat lebih serius. Bukan soal gengsi, tapi soal sinyal. Pelanggan baru yang belum pernah datang menilai banyak hal dari detail kecil, termasuk cara kamu menerima uang mereka.
Tarif MDR untuk usaha mikro saat ini ditetapkan 0,3% per transaksi, jauh di bawah biaya operasional menyimpan dan mengelola uang tunai jika dihitung secara menyeluruh. Untuk kedai dengan omzet Rp 5 juta per bulan, biayanya hanya Rp 15.000. Angka itu bahkan lebih kecil dari satu gelas kopi yang kamu jual.
Kalau usaha kopi kamu masih bergantung sepenuhnya pada uang tunai, bukan berarti tidak bisa bertahan. Tapi setiap pelanggan yang pergi karena tidak bisa bayar digital adalah pendapatan yang tidak akan pernah tercatat di laporan mana pun.
Langkah Daftar QRIS untuk Warung Kopi dan Kafe Kecil
Mendaftar QRIS bukan proses yang rumit, tapi banyak pemilik warung kopi dan kafe kecil yang menunda karena tidak tahu harus mulai dari mana. Padahal prosesnya bisa selesai dalam satu hingga dua hari kerja.
Langkah pertama adalah memilih penyedia layanan atau yang disebut PJSP (Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran) yang sudah berizin dari Bank Indonesia. Beberapa nama yang umum dipakai pelaku usaha kecil antara lain GoPay, OVO, Dana, Shopee Pay, hingga BRI dan BCA. Tidak semua PJSP cocok untuk semua jenis usaha. Untuk warung kopi dengan transaksi harian di bawah Rp 5 juta, pilih yang biaya MDR-nya rendah dan proses cairnya cepat.
Dokumen yang perlu disiapkan sebelum mendaftar
- KTP pemilik usaha
- NPWP (jika ada, tidak selalu wajib untuk usaha mikro)
- Foto tempat usaha, termasuk tampak depan dan area kasir
- Nomor rekening atau akun dompet digital yang aktif
Setelah dokumen siap, pendaftaran bisa dilakukan lewat aplikasi PJSP yang dipilih. Biasanya ada menu khusus “Daftar sebagai Merchant” atau “Usaha Saya”. Isi data usaha secara lengkap, nama kafe, alamat, kategori usaha (pilih makanan dan minuman), lalu unggah dokumen yang diminta. Proses verifikasi normalnya memakan waktu satu hari kerja, kadang lebih cepat jika data yang dikirim langsung lengkap.
Setelah disetujui, pemilik usaha akan menerima kode QR yang bisa dicetak. Satu kode ini sudah bisa menerima pembayaran dari berbagai aplikasi sekaligus, baik itu dompet digital, transfer bank via mobile banking, maupun e-money berbasis kartu seperti Flazz atau Brizzi. Itulah keunggulan sistem ini dibanding menyediakan kode QR dari masing-masing penyedia secara terpisah.
Satu hal yang sering diabaikan: pastikan nama merchant yang tertera di struk atau layar konfirmasi pembeli sudah benar. Kesalahan nama merchant kecil terdengar sepele, tapi bisa bikin pelanggan ragu untuk menyelesaikan transaksi. Cek ulang sebelum QR dipasang di meja kasir.
Kesimpulan
Kini telah diketahui langkah – langkah dan persyaratan yang diperlukan dalam membuat QRIS Merchant untuk pelaku usaha, terutama Usaha Kopi karena memerlukan waktu pelayanan kasir yang cepat dan teliti. Namun, pelaku usaha harus mengetahui mengenai berbagai macam modus penipuan dari oknum tidak bertanggung jawab agar tidak terjerumus ke dalam modus penipuan yang ingin mengambil keuntungan dari usaha kita.
